Kita ditakdirkan menjadi manusia yang gatau arah ke depannya gimana. Kadang yang kita anggap impossible ternyata itu yang terjadi, yang tadinya kita anggap itu yang memiliki peluang besar untuk kita dapatkan ternyata engga kita dapatkan. Itu gunanya kita untuk berfikir dalam memilih langkah yang besar maupun yang sepele. Banyak orang yang menganggap sesuatu ‘hopeless’ begitupun saya. Sesuatu yang terlalu jauh maka saya hentikan detik itu juga. Saya menganggap mereka yang hampir sempurna adalah musuh terbesar saya di dunia, terlihat picik, tapi itu cara saya agar saya bisa melangkah dan memilih langkah yang saya inginkan, dipandang salah, tapi di mata saya itu yang terbaik. Selamat intropeksi dan berusahalah mengubah sesuatu yang fatamorgana menjadi nyata!